Diet Untuk Penyakit Hipertensi
Diet Untuk Penyakit Hipertensi
Hipertensi merupakan peningkatan
tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih
dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam
dalam keadaan cukup istirahat/tenang. Di indonesia Hipertensi merupakan masalah
besar yang harus ditangani dan hipertensi merupakan kondisi yang paling sering
ditemukan di pelayanan kesehatan. Hipertensi juga disebut dengan sillent killer
yang dimana gejala dapat bervariasi masing-masing individu dan hampir sama
dengan penyakit lainnya. Gejala-gejalanya yaitu sakit kepala/berat rasa
ditekuk, mumet (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan
kabur,telinga berdering (tinnitus) dan mimisan.
Untuk
menyembuhkan penyakit ini gunakan Diet Rendah Garam. Garam yang dimaksud disini
yaitu garam dapur (NaCl) soda kue (NaHCO)2, powder baking,natrium
benzoat dan vetsin ( mono sodium glutamat). Asupan makanan sehari-hari umumnya
mengandung lebih banyak natrium daripada yang dibutuhkan tubuh. Banyak juga
masyarakat bilang “Saya tidak pernah makan garam dapur tetapi saya suka makan
instan seperti makanan ikan kaleng ”, padahal kita semua tahu makanan yang ada
di makanan kaleng dan makanan yang siap saji banyak mengandung natrium benzoat.
Pemberian Diet
Rendah Garam ini ada 3 yaitu :
1.
Diet
Garam Rendah I (200-400mgNa)
Pemberian diet ini untuk penderita
penyakit hipertensi yang berat. Pengolahan makanannya tidak ditambahkan garam
dapur.
2.
Diet
Garam Rendah II ( 600-800mgNa)
Pemberian diet ini untuk penderita
hipertensi yang tidak terlalu berat.
Pengolahan makanannya boleh ditambahkan 2gr gram atau ½ sdt.
3.
Diet
Garam Rendah III ( 1000 – 1200mgNa)
Pemberian diet ini untuk penderita
hipertensi ringan. Pengolahan makanan boleh ditambahkan 4 gr atau 1 sdt.
Makanan yang tidak dianjurkan pada penyakit Hipertensi :
roti,biskuit dan kue-kue yang dimasak dengan garam dapur atau baking
powder/soda kue. Makanan yang diawetkan dengan garam dapur,keju,mentega,margarin,kecap,terasi
dan saos.
Komentar
Posting Komentar